Agung's posts with tag: penemuan hari ini

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag penemuan hari ini
Blog Entrypenemuan hari ini... stirrerJul 20, '08 12:06 PM
for everyone
Udah tau bahwa stirrer bisa buat nyedot?
   
Pengetahuan baru gue hari ini: ternyata stirrer (pengaduk) plastik yang biasa disertakan kalo beli kopi panas juga bisa berfungsi sebagai sedotan. Jadi bagian tengah benda itu ternyata berrongga, sodara-sodara! Istri yang ngasih tau.

Ada yang juga baru tau seperti gue?


Blog EntryPenemuan hari ini... APILLJan 19, '08 11:16 AM
for everyone
Apa yang lo tau tentang APILL?
   
Beberapa hari yang lalu gue jalan-jalan ke kota Palembang, dalam rangka tugas kantor. Di jalan gue ketemu sama sebuah rambu lalu lintas dengan sebuah kata yang bagi gue asing. Mungkin di kota-kota lain juga ada sih rambu yang memuat kata yang sama, tapi yang pertama kali gue liat adalah yang di Palembang ini.

Ini dia rambunya:

"APILL"
What the hell is APILL?

Seperti biasa, gue cari di google dengan keyword "APILL jalan" - maksudnya untuk menyaring hasil pencarian berbahasa non-indonesia, dan kepanjangannya gue temukan di blog rizkibeo, dalam posting berjudul "tentang lampu merah":

Di Indonesia, istilah bakunya disingkat APILL atau Alat Pemberi Isyarat Lampu Lalulintas


Ealaaa... ternyata APILL itu = traffic light toh... Gue nggak tau sejak kapan istilah ini diluncurkan, tapi beberapa halaman di internet yang memuat kata ini punya tanggal muat yang cukup lama.

Kali ini, kayaknya jelas akibat guenya yang kuper. Mari kita saksikan berapa orang lagi yang sama kupernya dengan gue, lewat hasil polling. Ayo, isi pollingnya!

NB:
Kalo kapan-kapan lo kena tilang gara-gara nyerobot traffic light  yang kondisinya kaya gini, mungkin lo bisa membela diri dengan bilang:

"ABIS APILL-NYA NYEMPIL SIH PAK...!"


nggak lantas jadi bebas tilang sih, tapi kan lebih berirama, gitu.


Udah pernah tau tentang keberadaan film Superman II: The Richard Donner Cut ?
   
Sensor internet di kantor gue makin lama makin ngeselin: tiap kali ngeklik sebuah link, ada 90% peluang akan kena sensor. Kadang yang disensor suka nggak masuk akal, seperti misalnya link menuju situs Himpsi Jaya (Himpunan Psikologi) - dengan alasan termasuk situs 'professional organization'. Memangnya kenapa sih, takut gue nyari kerjaan lain di luaran, ya?

Karena mau buka ini itu kena block melulu, akhirnya kalo lagi iseng di jam makan siang gue lebih banyak main-main di wikipedia. Awalnya cuma iseng aja, daripada nggak browsing sama sekali, tapi lama-lama gue ketagihan juga main di wiki. Yang bikin seru adalah, dengan nyasar-nyasar asal klik link yang ada di sana, kadang-kadang gue nemu informasi yang sama sekali baru.

Salah satunya adalah tentang keberadaan film yang berjudul Superman II: The Richard Donner Cut. Jadi ceritanya, waktu shooting film Superman the Movie tahun 1977 dulu, rupanya Richard Donner sang sutradara juga udah mulai mengambil gambar untuk sequelnya, Superman II. Jadi film Superman I dan II dishoot secara simultan.

Tapi karena ada berbagai perselisihan dengan sang empunya proyek yaitu Alexander dan Ilya Salkind, Donner meninggalkan proyek Superman II setelah 75% adegan selesai dishoot. Posisinya sebagai sutradara lantas digantikan oleh Richard Lester.

Tahun 2006, Donner mendapat kesempatan untuk meneruskan proyeknya yang tertunda dan merilisnya dalam bentuk DVD. Konon, 51% gambar yang muncul di film Superman II versi Richard Donner ini belum pernah disaksikan penonton sebelumnya, karena dulunya dibabat oleh Richard Lester di meja editing dengan berbagai alasan. Selain itu, Donner juga menambahkan beberapa computer generated special effects, agar filmnya bisa memuaskan ekspektasi penonton jaman sekarang yang tentunya udah lebih tinggi daripada penonton tahun 80-an. Walaupun bukan yang pertama kali terjadi dalam sejarah, tapi peristiwa ini adalah peristiwa yang sangat jarang; di mana seorang sutradara kembali meneruskan film yang pernah digarapnya - bahkan udah pernah rilis di tangan sutradara yang berbeda.

Gue sendiri belum nonton film ini, tapi penasaran banget ingin liat kayak apa sih Superman II versi Donner ini. Seru kali ya? Kalo ada yang punya info di mana gue bisa beli DVDnya, kabar2in ya!

Update: Hore! Udah berhasil nonton film ini. Reviewnya bisa diklik di sini;. Cuplikan adegannya bisa dilihat di sini.

Gambar cover DVD dan keterangan lengkap tentang film Superman II: The Richard Donner Cut bisa diklik di halaman wiki yang ini. Sedangkan cerita seputar kontroversi di balik pembuatan film Superman II bisa diklik di sini.


Blog EntryPenemuan hari ini... chibiMay 6, '07 7:57 AM
for everyone
Udah tau tentang chibi sebelumnya?
   
Pengetahuan kadang bisa datang dari sebuah kado.

Waktu gue ulang tahun, gue dapet kado sebuah boneka batman kecil dari Fadhil, adiknya Ida. Batmannya lucu, ukuran kepalanya sama gede dengan badannya dan anatominya buntek - beda dengan gambar batman yang umumnya kekar berotot.

Boneka itu gue bawa ke kantor, dan dilihat sama Anto, temen gue.
"Eh, ini kan ada istilahnya ya, style gambar kartun yang kepalanya gede gini... tapi gue lupa, apa ya istilahnya?" kata Anto
"Gue malah baru tau kalo ada istilahnya," jawab gue.
"Itu namanya Manga, komik Jepang," kata seseorang, nyeletuk sok tahu sambil lewat.
"Bukan! Aduuh.. tapi gue lupa apa namanya..." Anto masih penasaran.

Habis itu, setiap kali si Anto mampir ke meja gue, dia mengganggu ketentraman kerja dengan rasa penasarannya itu, "Aduh, apa ya istilahnya, gue dulu tau kok sekarang lupa sih!"

Nah, untunglah kemarin rasa penasaran itu terjawab waktu buka-buka postingnya Roelworks yang ini.

Style itu ternyata bernama CHIBI. Menurut wikipedia, Chibi adalah:
a style of drawing a character in a highly stylized way, with stubby bodies that are about the same size as the head, much like super deformed style.
Gue langsung nelepon Anto saat itu juga, biar dia nggak penasaran lagi. Terima kasih buat roelworks atas postingnya yang bermanfaat!

asal muasal image, sekaligus tutorial cara membuat chibi, bisa diklik di sini

Pesan Sponsor:
Planet Holiday Tour and
Travel



Apakah sebelum baca posting ini udah tau tentang perbedaan Sekolah Tinggi, Institut, dan Universitas?
   
Inspirasi pembuatan posting ini didapat dari kunjungan YM Ibu Gubernur MP Indonesia ke rumah gue, di mana obrolan ngelantur akhirnya berujung pada pembahasan kasus kekerasan di IPDN.
"Ngomong-ngomong, IPDN (Institut Pemerintahan Dalam Negeri) itu kan dulunya STPDN (Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri), ya? Terus, apa sih bedanya Sekolah Tinggi dan Institut?"

Jawabannya gue dapatkan hari ini di mana lagi kalo bukan wikipedia:

Sekolah Tinggi
...adalah perguruan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan akademik atau vokasi dalam lingkup satu disiplin ilmu tertentu dan jika memenuhi syarat dapat menyelenggarakan pendidikan profesi.

Institut
...adalah perguruan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan akademik atau pendidikan vokasi dalam sekelompok disiplin ilmu pengetahuan, teknologi, atau seni dan jika memenuhi syarat dapat menyelenggarakan pendidikan profesi.

Universitas
...adalah lembaga pendidikan tinggi dan riset, yang memberikan gelar akademis. Kata universitas berasal dari bahasa Latin yang artinya adalah umum dan menyeluruh.

Di Wikipedia memang nggak dijelaskan secara eksplisit perbedaan ketiga jenis perguruan tinggi ini, tapi kalo menurut kesimpulan gue sendiri, yang membedakan ketiganya adalah seberapa heterogen disiplin ilmu yang diajarkan di sana. Jadi perbedaan dari 'Sekolah Tinggi' ke 'Universitas' adalah dari spesifik ke umum / general.

Kembali ke kasus IPDN, sekarang semakin jelas kenapa kasus kekerasan terulang lagi di sana. Rupanya yang tadinya 'Sekolah Tinggi' - spesifik mempelajari ilmu pemerintahan saja, kini telah menjadi 'Insititut' yaitu mempelajari ilmu pemerintahan PLUS penindasan, kekerasan, dan semacamnya.

Nggak heran.

Keterangan foto:
Rektor IPDN, I Nyoman Sumaryadi. Itu lho... yang bilang bahwa Alm. Cliff Muntu meninggal karena SAKIT LIVER.


Blog EntryPenemuan hari ini... modesty boardJan 14, '07 8:47 AM
for everyone
Udah tau tentang 'modesty board' sebelumnya?
   
Pernah perhatiin nggak, di bagian bawah depan meja (umumnya meja kantor) ada sebuah bidang yang diletakkan dengan posisi vertikal? Ternyata benda itu ada namanya, dan diletakkan di sana dengan tujuan khusus.

Namanya modesty board. Tujuannya untuk menutupi 'hal-hal' yang terletak di bawah meja tersebut dari pandangan orang lewat, khususnya saat sang pemilik meja sedang terlalu konsen bekerja sehingga lepas kontrol atas posisi anggota2 badannya.

Definisi (yang sayangnya agak diskriminatif terhadap kaum pria) dari Wikipedia:
A modesty board is a wooden or metal board intended to shield legs, ankles, or feet (historically, women’s) from view (historically, men’s) in a variety of circumstances.
Walaupun benda ini mulai digunakan di dataran Eropa sekitar abad 18, namun di jaman sekarang lebih populer di negara-negara yang menjunjung tinggi 'adat ketimuran' seperti Malaysia dan Indonesia.

Contoh meja dengan dan tanpa modesty board:





*thanks to Bayu atas pengetahuannya hari ini.

Referensi tambahan:
Pesan Sponsor:
Planet Holiday Tour and Travel


Blog EntryPenemuan hari ini... khasiat bengkuangSep 29, '06 1:30 PM
for everyone
Udah tau sebelumnya bahwa bengkuang bisa mengobati wasir?
   

Hasil nguping obrolan ibu2 waktu makan siang, beberapa minggu yang lalu*.
Ternyata bengkuang berkhasiat meredakan penyakit wasir / ambeien. Caranya ya... tinggal dimakan aja mentah2 gitu, sebanyak-banyaknya. Salah satu ibu2 yang terlibat dalam obrolan tersebut mengaku udah nyoba dan berhasil dalam tempo beberapa hari aja. Padahal sebelumnya udah menghabiskan aneka obat resep dan gagal.

Trus waktu nyari referensi untuk nulis posting ini, gue juga nemu beberapa situs yang memuat informasi tentang khasiat lain bengkuang yaitu mengobati penyakit kulit, demam, sariawan, bahkan diabetes. Selain penyakit, bengkuang juga terkenal sebagai salah satu bahan kosmetika pemutih kulit. Info lengkapnya bisa diklik di situs infosehat atau di koranmerapi.

Trivia:
  • Nyari gambar bengkuang di internet itu ternyata susaaah banget. Gue nyoba keyword "bangkuang" di google image, yang keluar malah gambar kursi. Baru berhasil waktu pake keyword nama latinnya, yaitu PACHYRRHIZUS EROSUS. Selain nama latin yang itu, dia juga dikenal sebagai Pachyrrhizus bulbosus atau Pachyrrhizus angulatus. Hebat ya, biarpun tampangnya jelek tapi namanya banyak.
  • Di salah satu resep penggunaan bengkuang sebagai obat, disebutkan bahannya adalah "biji bengkuang". Bengkuang kan akar, emang bijinya di sebelah mana sih? Seumur2 gue makan bengkuang, kalo dibelah ya dalemnya polos aja gitu, nggak ada bagian yang mengindikasikan diri sebagai biji. Ada yang tau?
  • Bengkuang juga bisa diukir menjadi bunga penghias makanan. (Yang ini nggak terlalu penting tapi udah kadung muncul di hasil search jadi gue link aja deh sekalian).

*mengantisipasi pertanyaan pembaca, "loh, nggak puasa yaaa...?"
gambar berasal dari situs ini.


Udah tau tentang hal ini sebelumnya?
   
Pernah denger tentang Temasek Holdings? Itu lho, BUMN Singapura yang sahamnya di mana-mana. Di Indonesia mereka punya saham Bank Danamon, BII dan Indosat. Ditambah lagi dengan kepemilikan nggak langsung (contoh: Temasek memiliki saham perusahaan pelayaran NOL, dan NOL sebelumnya telah membeli perusahaan pelayaran APL). Pokoknya Temasek ini duitnya banyaaak banget dan investasinya ada di mana-mana. Sampe ada celetukan di kalangan para pegawai perusahaan yang sahamnya dimiliki Temasek "Kita ini sebenernya pegawai negeri lho... pegawai negeri Singapura..."

Nah, nama Temasek ini ternyata berasal dari sebutan bagi Singapura di jaman dahulu kala. Kutipan dari inic.utexas.edu:











One of the earliest references to Singapore as Temasek, or Sea Town, was found in the Javanese Nagarakretagama' of 1365.
*hasil obrolan makan siang dengan Landy dan Pak Rudy, insightful and informative as usual.

Referensi:



Satu lagi oleh-oleh dari tangga darurat.
Kemarin, pas lagi enak-enaknya ngebul di tangga darurat, nggak sengaja tangan gue nyenggol pegangan tangga yang terbuat dari besi dan.... waiks! Apaan nih?

Ealaa... ternyata pegangan besinya baru dicat! Huh sial, sama sekali nggak ada warning atau pengumuman bahwa pegangan tangga itu catnya masih basah. Hasilnya, di telapak tangan kanan gue jadi ada bercak cat biru gedeee... huh!

Buru-buru gue ke toilet, mencoba ngebersihin cat itu pake air dan sabun. Memang dari awalnya gue juga udah rada pesimis, kayaknya air dan sabun nggak akan sanggup
ngebersihin noda cat besi gitu, tapi kan yang penting ikhtiar. Gue coba gosok2 tangan kanan gue pake air dan sabun, dan sekitar 2 menit kemudian gue menemukan bahwa tangan kiri gue malah jadi ikutan kena cat biru... huhuhu... reseeee... bukannya luntur, catnya malah pindah ke tangan yang satunya!

Karena putus asa dan tangan juga udah mulai perih krn digosok terlalu keras, gue hentikan upaya sia-sia itu dan mulai mikir. Cat keras gini hanya bisa luntur dengan thinner... tapi di mana gue bisa nemuin thinner di kantor?

Pikir punya pikir, tiba-tiba muncul ide: "kenapa nggak coba tisu basah aja?" Kadang kalo abis make tisu basah kulit kan jadi adem kaya abis kesiram alkohol, sedangkan thinner cat kan kurang lebih mirip2 alkohol juga. Maka gue coba lap noda cat biru itu pake tisu basah, dan... horeee... berhasil! Bener-bener ilang lho nodanya, bersih!

Tapi abis itu gue pikir-pikir lagi, kalo tisu basah ini cukup keras untuk ngilangin noda cat, trus gimana efeknya terhadap kulit bayi ya? Bisa bikin iritasi nggak ya? Gue baca lagi di kemasan tisu basah merek Mitu yang abis gue pake, tertulis "tidak mengandung alkohol". Lantas
kalo bukan alkohol, jadi bahan aktif yang barusan bisa ngilangin cat itu apaan dong?

Bahan lain yang juga lumayan ampuh untuk menghapus cat adalah balsem atau remason, tapi kayaknya males kali ye, kan panasss... Kalo someday lo salah nulis di whiteboard pake marker permanen, coba deh olesin balsem atau rheumason, trus dilap. Pasti ilang!


gambar dari gettyimages.com, diedit dikiit..



Blog EntryPenemuan hari ini... portable applicationAug 17, '06 12:35 PM
for everyone
Pernah denger tentang Portable App sebelumnya?
   
Portable Application atau biasa juga disingkat "Portable App" adalah software yang bisa digunakan tanpa diinstall. Buat yang familiar dengan OS windows*, tentunya tau bahwa rata2 software jaman sekarang minta diinstall dulu sebelum dipake. Beda dengan software jamannya wordstar dulu, di mana lo bisa bawa-bawa disket berisi program ws yang bisa langsung colok dan dipake di komputer manapun. Sedangkan sekarang, nggak mungkin orang bisa bawa2 MS Word siap pakai dalam disket. Paling-paling yang bisa dibawa adalah installernya, yang harus diinstall dulu sebelum bisa dipake.

Saat lo menginstall sebuah software ke dalam komputer, software tersebut mendaftarkan diri dalam registry. Registry adalah bagian dari operating system yang mencatat dan menentukan seluruh hardware dan software dalam komputer tersebut. Registry, misalnya, menentukan bahwa file yang diciptakan oleh software A bisa diexport untuk dibuka dengan software B. Juga menentukan bahwa file dengan tipe tertentu, saat di-dobel-klik, akan memanggil software tertentu untuk membukanya. Kurang lebih kaya gitulah fungsinya.

Walaupun bertujuan mulia, yaitu agar seluruh aktivitas komputer terintegrasi, kehadiran registry ini bisa menimbulkan masalah juga. Misalnya, waktu lo menguninstall sebuah program, kadang registrynya masih ketinggalan. Kalo lo sering main install-uninstall program, maka registry2 nggak bertuan ini bisa membebani system dan bikin komputer jadi bertingkah aneh. Kadang ada juga registry yang kurang rukun dengan registry lainnya, sering berantem, dan ujung-ujungnya kita juga sebagai user yang harus ketempuhan mondar-mandir ke Dusit Mangga Dua.

Nah, kehadiran Portable Apps ini bisa menjadi solusi yang manis dan realistis** untuk masalah tersebut. Karena bisa langsung dijalanin tanpa install, kita terbebas dari urusan tetek bengek registry. Selain itu kita juga bisa pake program ini di komputer2 yang administrator levelnya dikunci. Biasanya di kantor2 suka gitu tuh, admin levelnya dikunci sehingga para karyawannya nggak bisa seenaknya main install program. Dengan portable apps, itu bukan masalah lagi.

Makin lama makin banyak software ngetop yang memunculkan versi portablenya. Mulai dari browser firefox, e-mail app thunderbird, virus scan clamwin, sampe image editor gimp. Software httrack yang gue link di sini juga ada versi portablenya. Kalo tertarik dengan portable app, di bawah ini gue sertakan juga beberapa link referensinya.

Pertanyaannya sekarang: kalo memang software portable itu lebih praktis dan mekanistis***, kenapa nggak semua software aja dibuat portable? Kan lebih memudahkan buat para user? apakah ada unsur kepentingan dagang si pembuat software, biar program buatannya nggak mudah untuk dibajak? Ada yang tau?

Referensi:
  • Thanks to Avron atas pengetahuan barunya tentang Portable Apps.
  • Hasil search google atas keyword "Portable Application".
  • Pembahasan tentang Portable App di Wikipedia.
  • Situs untuk mendownload Free Portable App.


*karena software di OS Mac umumnya udah portable, jadi istilah ini lebih umum digunakan untuk software Windows
**kedua kata ini sebenernya nggak ada hubungannya, cuma enak aja karena berima.
***ini juga dua kata yang dijajarkan hanya karena alasan kenyamanan ucap.



Udah pernah denger tentang tips ini?
   
Satu lagi penemuan yang gue peroleh dari acara ngerokok bareng di tangga. Hm... pikir2, dinilai dari banyaknya pengetahuan umum yang gue dapet, kegiatan ini nyaris positif, ya?

Salah satu anggota gang tangga bernama Mas Gimin. Mas Gimin ini menghabiskan masa kecil hingga SMA di desa, sehingga punya segudang pengalaman menarik soal interaksi dengan alam. Dia suka sharing tips n trik juga, salah satunya adalah tips mengatasi patil lele.

Berdasarkan pengalaman Mas Gimin, yang mendapatkan pengetahuan ini secara turun temurun, obat paling mujarab untuk mengatasi patil lele adalah lapisan atas lidah kita sendiri! Jadi, begitu kena patil, segera kerok sedikit bagian atas lidah kita (yang warnanya putih) dan bubuhkan di atas luka patil tersebut. Niscaya luka nggak akan meradang.

Mengenai alat pengeroknya bisa menggunakan bilah bambu yang tajam. Jangan tanya gimana teknisnya, karena gue denger ide mengerok lidah dengan benda tajam aja udah ngilu.

Dan oh iya, menurut Mas Gimin, makin kecil lelenya, makin kuat racun patilnya. Jadi pesan moralnya, jangan anggap remeh yang kecil-kecil, terutama bila itu adalah lele.

Semoga bermanfaat.

Lidah jagger gue kerok dari sini.




Apakah penemuan kali ini penting buat elo ketahui?
   
  Udah lama nih nggak nerusin serial "penemuan hari ini". Hari ini serial "penemuan hari ini" kembali dengan sebuah penemuan yang mungkin memecahkan rekor sebagai penemuan paling nggak penting yang pernah gue posting selama ini. Mungkin bahkan lebih nggak penting ketimbang penemuan gue yang ini.

Buat para penggemar rokok Gudang Garam Filter mungkin tau bahwa di bagian bawah bungkusnya tersembunyi sebuah nomer. Tapi akhir-akhir ini nomer tersebut menghilang, digantikan dengan kode CMYK percetakan, seperti ini:



Baru hari ini gue menemukan bahwa ternyata nomer rahasia itu bukannya dihilangkan, tapi cuma sekedar pindah tempat. Sekarang dia berada di bagian TUTUP, seperti ini:



Nah, semoga para pembaca yang selama ini kebingungan mencari ke mana perginya nomer di bungkus Gudang Garam Filter bisa terbantu dengan informasi ini.

Eh sebentar... apa? Apa manfaatnya nomer tersebut bagi kita? Wah, banyak sekali. Contohya:
  1. Buat game "menebak angka" ketika memasuki periode garing dan basi kehabisan bahan obrolan saat lagi nongkrong bareng temen.
  2. Buat panduan "nomor keberuntungan hari ini".
  3. Buat inspirasi menentukan trayek bis yang akan dicegat saat lagi nggak tau ingin pergi ke mana.
  4. Buat melatih kepekaan ESP (Extra Sensory Perception). >mungkin Kangbayu berminat nih.
  5. dan hal-hal iseng lainnya.




Blog EntryPenemuan hari ini... asa-usul nama 49ersApr 18, '06 9:02 PM
for everyone
Udah tau asal-usul nama "49ers" sebelumnya?
   
S
alah satu jenis penemuan nggak penting yang mungkin nggak ada gunanya tapi seneng aja kalo tau. Tau tim American Footbal San Francisco 49ers? Ternyata angka 49-nya merujuk pada tahun dimulainya "Gold Rush" - histeria pencarian emas besar-besaran di Amerika - pada tahun 1849.

Gold Rush sendiri berawal saat seseorang bernama James Marshall kebetulan menemukan emas saat lagi kerja di ranch. Berita langsung tersebar luas, dan konon dalam 2 tahun populasi California Utara waktu itu bertambah 86.000.



Sumber:
Ocehan salah satu temen kantor yang udah gue verifikasi dengan sumber dari about.com dan situs resmi San Francisco 49ers.




Blog EntryPenemuan hari ini... siapa itu Che Guevara?Mar 23, '06 4:02 PM
for everyone
Apakah elo tau siapa Che Guevara sebelum ini?
   

Siapa sih Che Guevara itu?
"Pemakai, Oom..!"

P
ada suatu hari, gue iseng2 ngeliat HP keponakan gue dan menemukan gambar Che Guevara dalam keadaan yang banyak dijumpai akhir-akhir ini; yaitu warna-warni mambo.

Gue tanya, "Kamu masang gambar ini, memangnya tau ini siapa?"
"Che Guevara!" jawab keponakan gue gagah perkasa.
"Siapa itu Che Guevara?"
"Hmmm... tauk deh... dia 'pemakai'* kali...!" jawab keponakan gue asal, nggak seyakin tadi. Trus yang lainnya ikutan nyeletuk, "Bukan, lagi. Dia itu sejenis Iwan Fals, tapi dari luar negeri."
"Hus... bukan, tauk..."
"Abis siapa dong Oom?"
"Tauk ya. Yang jelas sih bukan pemakai atau penyanyi, tapi Oom Agung juga gak tau siapa tepatnya. Makanya nanya."
"Huuu... kirain nebakin"

Beberapa hari setelah percakapan itu, kakak gue kirim SMS: "Che Guevara adalah pejuang Argentina yang akhirnya meninggal di Kuba. Alirannya sosialis." Hehehe... rupanya dia juga penasaran dengan pertanyaan gue. Tapi iya lho, Che Guevara ini memang fenomena ajaib. Kenapa sih gambar sepotong kepala yang nampak biasa2 aja ini begitu ngetop sampe dibikin poster, kaos, mug, dan lucunya sebagian besar pemakainya nggak tau siapa itu Che Guevara.

Malam ini gue menghubungi sahabat setia gue google untuk mencari tahu jawabannya, dan inilah penemuan gue:

Che Guevara atau yang nama lengkapnya Ernesto Guevara de la Serna adalah pejuang marxisme kelahiran Argentina. Lahir di tahun 1928, dia banyak berinteraksi dengan kehidupan kaum miskin di wilayah Amerika Latin dan berkesimpulan: hanya revolusi lah yang bisa mengatasi ketidakadilan ekonomi ini. Dia jadi tertarik mempelajari Marxisme, dan akhirnya bergabung dengan gerakan revolusi Guatemala pimpinan presiden Jacobo Arbenz Guzmán.

Belakangan mas Che atau yang panggilan yayangnya "el Che" ini bergabung dengan gerakan pimpinan Fidel Castro di Kuba. Setelah menduduki sejumlah jabatan di pemerintahan Kuba yang baru terbentuk, Che meninggalkan negeri itu untuk memimpin revolusi di Kuba dan Bolivia. Di negara yagn terakhir ini dia tertangkap dalam sebuah operasi militer CIA. Che tewas dieksekusi oleh tentara nasional Bolivia, tanpa melalui persidangan apapun.

Foto yang kondang sedunia itu diambil oleh seorang fotografer bernama Alberto Korda di sebuah acara pemakaman di Kuba. Waktu itu foto Che nggak langsung dipublikasikan karena dianggap kurang komersil. Foto ini mengawali langkahnya menguasai kaos-kaos anak mall sedunia saat seorang penerbit Italia bernama Giangiacomo Feltrinelli memegang hak cipta untuk menerbitkan buku harian Che yang berisi rekaman peristiwa selama keterlibatannya dalam beberapa perang revolusi. Feltrinelli menggunakan foto karya Korda ini sebagai poster promosi.

Perlu dicatat juga keterlibatan seniman Irlandia Jim Fitzpatrick yang mengutak-atik foto Che yang asli menjadi gambar yang sekarang mendunia ini. Fitzpatrick melakukan beberapa modifikasi pada foto itu, antara lain dengan menggeser sedikit arah pandangan Che serta mengubah garis mulutnya. Hasilnya, ekspresi Che yang di foto aslinya sebenernya biasa-biasa aja, berubah jadi dramatis dengan pandangan mengawang jauh ke masa depan - simbol seorang revolusioner sejati.

Habis itu seniman pop art Andy Warhol yang kalo liat foto orang terkenal gatel tangannya untuk dibikin warna-warni (seperti fotonya Marilyn Monroe ini) juga terlibat mewarna-warnikan foto Che. Ditambah satu faktor lagi yaitu group rock Rage Against the Machine ikut-ikutan masang foto Che di cover album 'Bombtrack' keluaran tahun 1992, maka lengkaplah sudah image Che sebagai ikon pemberontakan, semangat anti kemapanan, pokoknya simbol 'alternatif' deh.

Ironisnya, Che yang seumur-umur keluar-masuk hutan sambil menyandang bedil, becek-becekan, dinyamukin, dilintahin, diulerin, semuanya untuk membela komunisme, sekarang fotonya malah laris-manis sebagai komoditi agen-agen kapitalis; dijual sebagai kaos, mug, dan poster, dibeli sama anak-anak 'gawl' yang nongkrong di cafe sambil nyeruput eskrim Baskin dan mencetin HP untuk janjian nonton bareng pacar naik mobil ceper. Udah gitu, disangkain "pemakai" lagi.

Che, Che. Nasibmu nak...

Sumber:

Halaman wikipedia tentang Che Guevara
Halaman wikipedia tentang fotonya Che Guevara
Halaman popart.uk tentang poster Che Guevara

*maksudnya pemakai narkoba




Blog EntryPenemuan hari ini... bahasa bakunya "stapler"Feb 11, '06 1:34 PM
for everyone
Udah tau tentang istilah "pengokot" sebelumnya?
   
PENGUMUMAN:
Ternyata posting gue yang satu ini beredar luas di jagad maya lewat milis dan blog. Mau baca lebih lanjut? Klik di sini.

Stapler adalah benda berguna yang sering membantu kita. Mulai dari orang kantoran sampe tukang manisan, semua merasakan manfaatnya. Kalo sampe ilang serasa bencana Orang yang suka minjem stapler dan ga balikin, terancam sanksi sosial berupa dicuekin di kantin. Stapler memegang peranan penting dalam kehidupan. Tapi apa balasan kita? Boro-boro menghargai, ngasih nama yang jelas aja enggak.

Benda malang ini telah lama hidup dengan nama yang sangat ambigu. Kadang memang kita menyebutnya stapler, sesuai nama aslinya. Tapi nggak jarang kita telah melekatkan nama-nama yang kurang terhormat bagi pembantu setia ini. Sebut saja misalnya CEKREKAN, CEPRETAN, JEGREKAN, bahkan ada yang menyebutnya CEPROTAN. Keterlaluan sekali bukan?

Benda ini pasti punya nama resmi dalam bahasa Indonesia. Masalahnya, namanya apa?

Jawabannya gue temukan dari majalah Tempo edisi 6-12 Februari 2006, halaman 10, dalam kolom surat pembaca. Kutipannya adalah:

...imbauan kepada seluruh masyarakat untuk memperlakukan uang rupiah dengan baik, di antaranya dengan tidak melipat, mengokot (stapling)...


STAPLING = MENGOKOT

Dengan demikian aman untuk kita simpulkan bahwa
ternyata nama resmi untuk stapler adalah:

PENGOKOT
Kotakkue.com

Seandainya gue jadi si stapler, mungkin gue lebih memilih dinamain cekrekan daripada pengokot - entah kenapa tapi yang terbayang di benak gue saat mendengar kata itu adalah sebuah benda lembek yang bau, berjamur, dan nyaris busuk - tapi ya sudahlah. Mari bersama-sama kita gunakan istilah resmi ini, untuk mempercepat proses penyerapannya dalam kehidupan bermasyarakat.

Misalnya:
...di kantor: "Boss, ini reportnya perlu dikokot atau cukup dimasukkan ke map?"
...di tukang foto kopi: "Bang, gimana sih lu, masa mengokot aja nggak becus... kan jadi rusak fotokopian gue!"
...juga saat bercakap dengan teman: "Bawel banget sih jadi orang, lama-lama gua kokot juga bibir lu...!"


Gambar pengokot gue ambil dari sini



Blog EntryPenemuan hari ini... tentang POLIOOct 31, '05 1:10 AM
for everyone

Minggu lalu kantor gue kedatangan tamu yang nggak biasa: orang-orang dari UNICEF.

Dalam waktu dekat ini, tepatnya tanggal 30 November 2005, mereka mau ngadain Pekan Imunisasi Nasional tahap III. Sebagai sebuah bank pasar yang udah punya ratusan cabang di seluruh Indonesia, mereka mau minta bantuan kantor2 cabang bank gue untuk menyebarluaskan informasi tentang polio via brosur.

Setelah gue baca-baca materinya, ternyata ada beberapa hal yang bagi gue baru. Antara lain;  

  • Polio hanya bisa menyerang manusia. Artinya penelitian tentang polio lebih sulit krn nggak bisa memanfaatkan binatang2 lab.
  • Sampe hari ini, udah ditemukan 283 kasus polio di 10 propinsi di Indonesia.
  • Virus polio menyebar melalui feses dan ludah.
  • Gejala penyakit polio nggak bisa dibedakan dengan flu biasa: demam, otot pegal-pegal, mual, sakit kepala. Great, jadi sekarang udah duaaa aja penyakit ngeri2 dengan gejala spt flu: polio dan flu burung. Obat2 flu di warung makin terancam ni pemasarannya. Gejala2 lengkap polio bisa dibaca di sini.
  • Orang dewasa nggak bisa (atau jarang sekali ditemukan) terjangkit polio. Tapi, orang dewasa bisa menjadi CARRIER virus polio yang akhirnya bisa menulari anak-anak!
  • Negara-negara di mana polio masih menjadi endemik antara lain Nigeria, Niger, India, Pakistan, Mesir, dan Afganistan.
  • Ternyata ada ya negara namanya Niger, selama ini gue taunya cuma Nigeria doang.
  • Vaksin Oral Polio (OPV) 100% aman untuk diberikan pada anak-anak, sekalipun anak tsb sedang sakit! Banyak informasi salah beredar di masyarakat yang menyebutkan bahwa anak tidak boleh divaksinasi polio saat sedang sakit (demam, misalnya). Yang mengejutkan, salah satu informasi salah itu berasal dari Indosiar.com, dan penulisnya adalah seorang DOKTER DARI RS BUNDA. Klik di sini kalo mau baca artikelnya.
  • OPV juga aman diberikan kepada anak yang sudah pernah vaksinasi lengkap sebelumnya. Untuk memastikan, nggak ada salahnya anak divaksin sekali lagi, nggak ada ruginya kok!
  • Polio membutuhkan masa inkubasi sekitar 7 hari sebelum mulai menjangkiti penderitanya. Dengan demikian pemberitaan tentang sejumlah balita yang meninggal belasan jam setelah divaksin udah pasti TIDAK BENAR. Polio nggak mungkin menyerang secepat itu. Kemungkinan mereka memang udah terjangkit polio dari beberapa hari sebelumnya, dan emang kebetulan aja keadaannya jadi memburuk nggak lama setelah divaksinasi.
  • Untuk dapat mencapai efek sempurna, vaksinasi harus diulang beberapa kali (lupa gue tepatnya berapa kali, kalo ga salah 5 kali deh) dengan interval tertentu. Kalo seorang anak belum tuntas mendapatkan seluruh rangkaian vaksinnya, justru memperbesar kemungkinan anak tersebut untuk menjadi carrier, atau menghasilkan virus2 polio mutant sebagai reaksi dengan antibodinya.

Polio sampe sekarang belum bisa diobati, baru bisa dicegah lewat vaksinasi. Resikonya bukan cuma kelumpuhan, tapi bisa mengakibatkan kematian. Oleh karena itu, buat semuanya yang masih punya anak balita, buruan deh bawa ke puskesmas tanggal 30 November 2005 nanti. Biarpun udah pernah vaksinasi, nggak ada salahnya ikutan lagi.

Tolong sampaikan informasi ini ke sebanyak mungkin orang, biar Indonesia bisa kembali bebas polio. Jadinya kan kita bisa bangga dan sombong dikit: biarpun macet, banjir, banyak korupsi, banyak orang gila, rakus, dan culas, tapi Indonesia masih mendingan dari Nigeria, Niger, India, Pakistan, Mesir, dan Afganistan karena UDAH BEBAS POLIO.

Amin.

 

Gambar dari Nepalnews



Blog EntryPenemuan hari ini... Lorem IpsumAug 17, '05 12:39 AM
for everyone
Pernah denger tentang Lorem Ipsum?
   
K
isah nyata salah seorang temen di BPPN dulu:
Dia (ibu2 pegawai HRD usia 40-an) abis meeting sama orang-orang dari Divisi Komunikasi (alias Public Relation alias Humas). Balik ke ruangan dengan tampang takjub.
"Pada tau nggak sih, orang-orang Divisi Komunikasi itu kualifikasinya apaan?"
"Kenapa emang mbak?"
"Mereka itu hebat sekali deh. Aku barusan dari tempat mereka, dan tau nggak, mereka lagi buka-buka teks berbahasa Itali! Gila banget, satu divisi bisa bahasa Itali semua!"

Setelah diselidiki, teks berbahasa "Itali" yang disaksikan sama si mbak kita itu adalah:

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. In metus. Ut sem. Integer ut lacus. Aliquam erat volutpat. Cum sociis natoque penatibus et magnis dis parturient montes, nascetur ridiculus mus. Ut pharetra, nunc in facilisis fermentum, ante metus egestas velit, iaculis volutpat dolor metus condimentum risus. Nullam ac massa eget libero pulvinar luctus. Nunc nec metus ut nibh faucibus fermentum. Ut consequat sapien eu velit. Mauris dolor tellus, pellentesque sit amet, molestie cursus, accumsan ut, ante.
dst, dst.



Kabar buruk, mbak. Itu bukan bahasa Itali.

Lorem Ipsum adalah teks yang sering digunakan sebagai placeholder text. Biasanya yang sering main-main beginian adalah orang2 yang kerjanya berurusan sama lay-out seperti periklanan, majalah, atau koran. Kalo elo ngelay-out majalah, tapi belum punya teks asli yang akan dipasang di sana, lo pake si lorem ipsum ini sekedar untuk ngasih gambaran seperti apa nanti hasil akhirnya.

Tapi, yang gue masih penasaran, apa sih artinya "lorem ipsum"?
Cecil Adams dari Straightdope.com menjelaskan:
Lorem ipsum adalah pseudo-latin, atau tampangnya sih latin, tapi sebenernya bukan. Tapi, dia betul2 berasal dari bahasa Latin betulan, yang dicomot-comot dan dipenggal-penggal secara asal-asalan. Kalimat lengkapnya berbunyi:

Neque porro quisquam est qui dolorem ipsum quia dolor sit amet, consectetur, adipisci velit . . .
("There is no one who loves pain itself, who seeks after it and wants to have it, simply because it is pain . . .").

Teks ini berasal dari teks berjudul De finibus bonorum et malorum yang ditulis pada abad 45 sebelum masehi oleh Cicero. Ajaibnya, teks ini bertahan sebagai standar placeholder text sejak tahun 1500-an, di awal mulanya teknologi percetakan  massal ditemukan! Jadi praktis semua orang di seluruh dunia pada kompakan make text itu, tanpa perubahan, selama hampir 5 abad. Kecuali mungkin Landy, yang dulu pernah bikin text "Kenapa jerapah berleher panjang? Karena macan berleher pendek dan gajah berbelalai panjang blablabla."

Selain untuk lay-out, Lorem Ipsum juga bisa lo manfaatkan dalam situasi2 sebagai berikut:

  1. Mau nulis surat ke pacar tapi lagi nggak punya bahan obrolan.
  2. Ada tugas makalah saat lagi males mikir.
  3. Lagi kepingin ngabis2in pulsa sms.
  4. Abis bikin lagu tapi belum nemu teksnya.
  5. Sebagai bahan proposal untuk tender proyek2 pemerintah. Dijamin gol selama komisi ok (huhuhu... politis lagiiii)
Kalo butuh teks lorem ipsum, bisa dateng ke lipsum.com, di sana ada lorem ipsum generator!

image: bikin sendiri (tumben!)



Blog EntryPenemuan hari ini... apa artinya "abracadabra"?Aug 15, '05 8:07 PM
for everyone
Apakah penemuan kali ini adalah hal baru juga buat elo?
   
Artinya:
"Bapa, Putra, dan Roh Kudus"

Diambil dari bahasa Ibrani, digunakan oleh sekte Basilidia, sebuah sekte keagamaan di Alexandria di sekitar abad 2 Masehi. Tuhan mereka bernama Abrasax, yang dipercaya merupakan gabungan dari inisial 3 huruf Ibrani: Ab - Bapa, Ben - putra, dan Acadsch - roh kudus.

Kata ini sering dijadikan jimat tolak bala.


Penemuan hari ini terinspirasi dari film CSI beberapa hari yang lalu, dan dilengkapi dari sumber2 tambahan dari world wide words.
Image dari picturequest



Blog EntryPenemuan hari ini... self-publishingAug 7, '05 12:53 PM
for everyone
Apakah penemuan kali ini merupakan informasi baru juga buat elo?
   
Oleh-oleh dari seminar "Aku Bisa Menulis Buku"
Sebenernya posting ini nggak terlalu pas juga sih dibilang "Penemuan Hari Ini...", karena kejadiannya kan kemarin. Tapi kemarin gue nggak sempet nulis, pulangnya malem. Telat sehari, nggak papa ya?

Seminarnya ngebahas tentang penulisan buku secara umum. Mulai dari penetapan tema, perancangan kerangka, jenis-jenis buku yang lagi ngetrend, sampe penerbitannya. Tapi satu topik yang paling menarik buat gue adalah: self-publishing.

Selama ini gue kira kalo kita mau nerbitin buku, kita harus serahin naskah ke penerbit, karena untuk bisa nerbitin buku harus punya surat ijin khusus. Seperti koran gitu loh, kan ada SIUPnya. Ternyata enggak gitu. Siapapun, asal punya modal, bisa nyetak bukunya sendiri, bawa tuh buku2 ke toko buku, dan kalo tokonya setuju dengan skema pembayarannya, dipajang deh buku lo di rak. That simple.

Bambang Trim, pembicaranya, ngasih ilustrasi kasar komponen biaya penerbitan buku: Sekitar 20% untuk biaya percetakan, 40% untuk keuntungan toko buku, 10% untuk royalti pengarang, dan sisanya laba. Sekarang dengan rata2 biaya cetak cuma 20% dari harga jual, kita ambil contoh novel standar yang harganya sekitar 30 ribuan. Misalnya novel tersebut laku 3000 copy (=jumlah yang standar dipake para penerbit untuk satu kali cetak. Jadi kalo lo liat di suatu buku ada tulisan cetakan ke 6 misalnya, maka jumlah buku tersebut yang beredar adalah sebanyak 6 x 3 ribu copy=18.000 copy. Tapi kadang ada juga sih penerbit yang nyetak cuma 2.000 copy sekali cetak), elo sebagai penulis cuma akan dapet royalti 10% dari 3000 copy x 30 ribu perak = 9 juta. Tapi kalo lo tulis sendiri, lo cetak sendiri, jual sendiri, dan laku, maka yang lo dapet dengan modal 18 juta (ingat biaya cetak = 20% dari 90 juta) adalah keuntungan maksimal sebesar 72 juta!!!

Tapi itu ngomong manis2nya ya. Karena self-publishing juga punya banyak problem, terutama di bidang distribusi. Misalnya lo punya 3000 buku fresh baru dateng dari percetakan numpuk di rumah lo. Trus gimana caranya naro buku2 itu di toko buku? Kalo toko Gunung Agung mungkin gampang ya, karena dia centralized. Lo tinggal nego sama pusatnya di Kwitang, habis itu dia yang atur distribusinya ke seluruh cabang. Kalo Gramedia, manajemennya otonom. Lo nego sama Gramedia Matraman, misalnya, abis itu lo musti nego lagi sama Gramedia Pondok Indah, Melawai, dst dst.

Alternatif solusinya, lo bisa juga kerja sama dengan perusahaan distribusi. Nanti mereka yang urus penyalurannya ke toko2 buku. Tapi konsekuensinya, laba lo akan terpotong sama fee mereka, dan ada kemungkinan perusahaan distribusinya main curang: lo udah bayar fee mereka, tapi bukunya nggak sampe ke toko.

Cerita sukses self-publishing di Indonesia memang masih jarang. Umumnya yang terjadi adalah, penulis mendirikan penerbit sendiri (seperti misalnya Dewi Lestari bikin penerbit untuk nerbitin Supernova). Yang betulan nyetak sendiri dan ucluk2 dateng ke toko buku untuk jualan mungkin baru Rachmania Arunita, penulis "Eiffel… I'm in Love": "Setelah novel Eiffel, I"'m in Love selesai (ditulis-red.), aku fotokopi jilid lakban sebanyak 20 eksemplar. Dan aku jual dengan harga 10.000. Ternyata novel itu banyak peminatnya. Setelah laku beberapa puluh, aku ganti jadi fotokopi jilid spiral. Waktu itu harganya naik jadi 12.000. Ternyata semakin laku dan aku ganti lagi jadi fotokopi jilid softcover. Setelah total laku sekitar 150 eksemplar, aku dapat pinjaman uang dari orang tua untuk nyetak buku. Akhirnya, aku nyetak kecil-kecilan. Aku taruh di Gramedia Mal Pondok Indah dan Gramedia Cinere. Ternyata laku, 100 eksemplar laku terjual dalam waktu kurang dari tiga minggu di satu toko buku," kenang Nia. (sumber: vision.net.id)

Anyway, seminar kemarin cukup inspiring, informatif, dan bikin gue jadi ber-"hmmm…" sambil ngelus2 jenggot dan ngebayangin duit berterbangan… nerbitin buku sendiri, lucu kali ya?

Fun facts:
  • Sumpah mati gue nggak ngeh bahwa seminar ini diadakan oleh MQ, perusahaannya Aa Gym, yang berakibat gue dan nanin tampil dengan salah kostum banget. Kami pake kaos warna-warni, jeans dan sepatu olah raga, sementara hadirin lainnya rata2 berjilbab, berkemeja, atau berjenggot (tidak dalam kombinasi ketiganya). Ida masih mending, walaupun nggak berjilbab tapi bajunya cukup feminin lah.
  • Seminarnya di hotel Sofyan Betawi, deket mesjid Cut Mutiah situ, dan gue baru tau bahwa itu hotel bernuansa Islami. Ada pengumuman di reception "Maaf, kami tidak menerima pasangan tamu yang bukan muhrim". Sekedar info aja nih buat para pembaca yang mungkin siang2 kepingin 'istirahat sebentar', jangan sampe salah hotel ya.
  • Tau kode ISBN, yang ada di hampir semua buku? Itu kode internasional yang memberikan nomor unik untuk setiap buku di katalognya. Nomor itu terbagi dalam 4 bagian yang dipisahkan oleh tanda dash (-). Contoh: buku "Saya Bermimpi Menulis Buku" yang termasuk dalam seminar kit kemarin berkode 979-99681-1-9
    • Bagian pertama adalah kode negara (Indonesia = 979),
    • Bagian ke dua adalah adalah kode penerbit (Penerbit Kolbu=99681),
    • Bagian ke tiga adalah jumlah judul buku yang pernah diterbitkan oleh penerbit tersebut (buku tersebut adalah buku pertama yang pernah diterbitkan oleh penerbit Kolbu),
    • Bagian terakhir adalah kode acak sebagai identitas bukunya sendiri.
      Buku Harry Potter yang kemarin dibawa-bawa oleh Nanin mencantumkan angka hampir 9000 di bagian ke tiga dari ISBN-nya!
Image: gue dapet hadiah buku berkat kerajinan gue mengisi formulir penetapan target kapan gue mau bikin buku. Peserta lainnya kebanyakan nggak ngisi formulir tersebut, males kali.



Blog EntryPenemuan hari ini... apa itu "Trebuchet"?Jul 27, '05 10:12 AM
for everyone