Agung's posts with tag: bacaan

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag bacaan
Category:Books
Genre: Other
Author:MP-ID

Kemulusan buku "One Gigabyte of Love" milik gue ternyata nggak berumur panjang. Baru tadi sore buku ini gue terima dari acara peluncurannya di Kafe Buku Depok, dan malam ini covernya udah nggak bisa nutup lurus karena keseringan dibolak-balik.

Ternyata kerja keras Mbak Helvy dan Mas Tomi sebagai para editor memang luar biasa. Buku kumpulan posting ini dikemas dalam penyajian bahasa yang enak dibaca. Walaupun sebagian besar penulisnya bukan penulis 'betulan', tapi nggak bakal malu-maluin deh kalo dipajang di toko buku. Lima puluh tiga cerita ditulis dengan lima puluh tiga gaya yang berbeda, dan semuanya keren! Ternyata banyak cerita yang mendadak jadi nampak jauh lebih menarik saat dipindahin dari layar monitor ke atas kertas.

Setelah beres ngebaca 290 halaman buku ini, gue dan Sigit yang lagi nongkrong di rumah gue mulai ngebahas satu per satu cerita yang ada di dalamnya. Akhirnya timbul ide untuk memilih "Top10" alias 10 cerita terbaik dari 53 cerita yang ada di buku "One Gigabyte of Love". Bukan berarti 43 cerita lainnya kurang keren lho ya, ini sekedar memilih 10 yang terbaik di antara 53 yang udah baik. Best of the best.

Kriteria yang gue pake ada 3, yaitu: Short, Sweet, and Sharp. Maksudnya:

Short
Bukan pendek dalam arti jumlah kata, tapi dari 'rasa' saat ngebacanya. Sepuluh cerita yang gue pilih sebagai terbaik ini terasa 'ngalir' saat dibaca, sehingga sekalipun panjang nggak terasa membosankan.

Sweet
Sesuai dengan 'spirit' untuk mengusung cerita yang dan menyentuh perasaan, maka kesepuluh cerita pilihan gue ini adalah cerita yang 'manis' - dalam arti bisa membuat pembacanya ngomong dalam hati 'ya, gue bisa turut merasakan apa yang lo rasakan'.

Sharp
Maksudnya seberapa jauh sebuah cerita mampu meninggalkan jejak di hati pembacanya. Seperti jagoan di film silat mukul lawan pake telapak tangan terus cetakan gambar tangannya nempel di badan lawan - pesan yang disampaikan kuat banget.

Dan inilah 10 cerita terbaik dalam buku One Gigabyte of  Love, versi si Mbot:

(dalam urutan halaman)

Ciuman Ibu di Pagi Hari, oleh Agung Krisnanto (halaman 29)
Cerita mengharukan tentang kebesaran hati seorang ibu menerima keputusan besar yang diambil anaknya.

Meraih Cinta dengan Kesabaran, oleh Dyah Retno Utari (halaman 39)
Tentang perjuangan seorang cowok menghadapi penolakan-penolakan cewek yang ditaksirnya. Inspirasi buat kaum jomblo di luar sana agar pantang menyerah (sekaligus kabar buruk buat yang belakangan lagi bete karena diuber-uber orang yang kebal penolakan). Kalimat terakhir dari paragraf ke dua sebelum akhir cerita sangat powerful, menurut gue.

Kisah Seorang Indigo, oleh Linda Emiyanti (halaman 105)
Pengalaman langsung berinteraksi dengan orang indigo - pengalaman yang jarang dimiliki orang. Gue yang sempet berkhayal ingin punya kemampuan orang indigo jadi mikir-mikir lagi bacanya.

Saling Mengerti, oleh Shanti Saptaning (halaman 123)
Perenungan dan pergulatan batin seorang istri yang suaminya absen jemput dari kantor. Lucu, sangat feminin, sekaligus menyentuh.

Seribu Pohon Cinta buat Richard, oleh Jullie Guerre (halaman 131)
Ternyata bayi merah yang belum tau apa-apa punya kekuatan luar biasa untuk membangkitkan motivasi seorang lelaki tua.

Rumah Milik Bersama, oleh Yudith Fabiola (halaman 149)
Cerita singkat tentang ketulusan untuk berbagi, inspiratif buat semua orang.

Bambang, oleh Bambang Priantono (halaman 160)
Ringan dan menggelitik, tentang suka-duka seseorang yang menyandang nama 'pasaran'. Gue jadi merasa ada temen senasib sepenanggungan.

Bahasa Gado-Gado, oleh Wendi Damita Ruky (halaman 177)
Lucunya perbedaan kultur saat berbahasa digambarkan secara manis.

Ayahku Funky, oleh Menhariq Noor (halaman 181)
Kegelisahan seorang anak yang ayahnya ternyata jauh lebih funky dari dirinya digambarkan dengan kocak. Sehabis baca cerita ini gue bisa langsung membayangkan seperti apa sosok ayahnya Eriq, dan ternyata saat betulan ketemu gambaran tersebut 100% akurat!

Lelaki yang Membuatku Jatuh Cinta Berulang Kali, oleh Indah Purwandani (halaman 209)
Cerita menyentuh tentang ketulusan seorang ayah yang berkarya dengan tangannya sendiri membuatkan hadiah buat anaknya. Terlepas dari hasil akhirnya, niat yang tersimpan di baliknya bener-bener luar biasa.

Itu tadi 10 cerita pilihan gue. Gimana dengan kalian, punya 10 cerita favorit yang lain? Silakan dishare di sini. Atau lebih bagus lagi, dishare di halaman MP-nya masing-masing, trus dilink dari sini.

Apa... belum punya bukunya? Keterlaluan, cepetan sana beli! Udah ada di toko-toko buku papan atas. Nggak akan rugi deh, karena selain dapet 53 cerita yang keren-keren, juga bisa nyumbang karena 100% keuntungan buku ini akan disumbangkan buat kegiatan Bakti Sosial MP-ID berikutnya.



ReviewReviewReviewHarry Potter dan Relikui KematianJan 19, '08 12:11 PM
for everyone
Category:Books
Genre: Science Fiction & Fantasy
Author:JK Rowling
Sebuah antiklimaks, kalo menurut gue.

Dibanding ke enam buku sebelumnya, buku ini adalah yang paling nge-drag, temponya berjalan lambat di bagian tengah. Satu-satunya yang bikin gue terus bertahan baca adalah karena penasaran ingin tau gimana nasib Harry Potter selanjutnya.

Udah gitu, beberapa tebakan iseng yang pernah gue lontarkan sebelum bukunya terbit ternyata bener. Untuk urusan cerita fiksi, gue paling nggak seneng deh kalo punya tebakan akurat.

Untungnya, di bagian akhir banyak adegan yang cukup seru. Gue yakin saat nulis buku ini, JK Rowling juga ngeniatin bikin sebuah cerita film kandidat box-office: ada banyak adegan yang akan jadi heboh banget kalo diangkat ke layar lebar.

Rowling juga menepati janjinya yang bilang akan ada banyak kematian di buku terakhir petualangan HarPot. Nggak sampe bab ke dua udah ada yang mati... huhuhuhu... Salah satu dari sederet kematian di buku ini cukup mengharukan buat gue, karena tokohnya udah sering membantu HarPot di cerita sebelumnya.

Yang gue kagum dari ketelitian Rowling adalah, banyak hal yang dia perkenalkan di buku-buku sebelumnya ternyata punya peran penting di buku ini. Kayaknya sejak awal dia memang udah punya draft cerita untuk 7 buku, makanya bisa bikin koneksi2 cerita yang begitu kuat. Buat yang belum pernah baca cerita HarPot sama sekali, gue jamin akan kebingungan kalo langsung baca buku yang ini.

Rowling juga 'mengunci' spekulasi para penggemar yang mengharapkan HarPot akan kembali hadir dalam serial sequel - dengan cara menghadirkan sebuah bab epilog. Pokoknya informasi di bab epilog ini akan membuat semua upaya pembuatan sequel menjadi terasa sangat maksa dan garing sekali.

Kesimpulan gue: Rowling masih tetap jenius, tapi buku ke 7 ini bukan masterpiecenya...

Gambar: dari halaman wiki (id) tentang buku ke 7 harpot. Jangan diklik kalo nggak mau kena spoiler.


ReviewReviewReviewReviewBatman Vs. PredatorOct 15, '07 11:45 PM
for everyone
Category:Books
Genre: Comics & Graphic Novels
Author:Dave Gibbons, Andy Kubert, Adam Kubert
Tahun 1991, gue nemu komik ini di toko buku Times Plaza Indonesia (sekarang tempatnya udah diisi oleh toko Periplus). Waktu itu gue surprise banget liat tokoh Batman dilawankan dengan Predator, tapi pas mau beli pikir-pikir kok mahal. Harganya waktu itu 50 ribu, yang buat gue luar biasa mahalnya mengingat mi ayam aja cuma 700 perak. Akhirnya gue nggak jadi beli, dan sampe rumah kepikiran terus.

Setelah beberapa hari terbayang-bayang komik itu, akhirnya gue memutuskan untuk beli. Gue balik ke tokonya, dan... komiknya udah dibeli orang.

Untung berkat kecanggihan teknologi bernama internet, kemarin gue nemu situs yang nyediain komik ini lengkap. Usai sudah penantian selama 16 tahun...

Cerita komik ini sama dengan cerita film-film redator lainnya yaitu tentang kedatangan calon ksatria Predator ke bumi sebagai syarat penobatannya jadi ksatria. Jadi rupanya di kalangan bangsa Predator, seorang calon ksatria harus membuktikan kemampuannya dengan mengalahkan ksatria terkuat dari planet lain.

Berhubung yang dicari adalah ksatria terkuat, maka korban pertama yang diincar adalah juara tinju dunia. Abis itu giliran petinju penantangnya ikut dihabisi. Ngeliat ada pembunuhan berantai gini, akhirnya Batman ikut turun tangan dan akhirnya Predator harus berhadapan dengan Batman.

Di dunia komik, tokoh Predator udah beberapa kali dilawankan dengan tokoh lainnya, Kalo nggak salah pernah dengan Tarzan, Judge Dredd, bahkan Justice League. Tapi menurut gue lawan paling pas untuk Predator memang Batman. Seperti Batman, Predator didukung oleh sederetan gadget yang aneh-aneh. Bahkan dia juga punya senjata yang mirip Battarang-nya Batman.

Tapi yang paling gue suka dari komik ini adalah: untuk menghadapi Predator yang bisa ngilang itu, Batman pake kostum khusus dengan helm sonar - jadi mirip sistem navigasi kelelawar betulan! Ini dia kostumnya:

Huhuhu... COOL... eh?
Penjualan komik ini rupanya cukup sukses, buktinya dia menghasilkan 2 sequel lainnya yaitu Batman Vs. Predator II: Bloodmatch dan Batman Vs. Predator III: Blood Ties. Tapi kedua sequel ini digarap oleh tim yang berbeda-beda.

Tentang ilustratornya: Andy dan Adam Kubert adalah anak-anak dari Joe Kubert, ilustrator komik legendaris yang terkenal dengan serial JLA versi klasik. Joe Kubert lantas mendirikan sekolah komik sendiri, dan kedua anaknya itu ikutan jadi murid di sana. Hmmm... sekeluarga komikus semua gitu, kalo pada ngumpul ngobrolin apa ya?



ReviewReviewReviewReviewReviewBoneOct 15, '07 5:59 AM
for everyone
Category:Books
Genre: Comics & Graphic Novels
Author:Jeff Smith

Yang pertama kali memperkenalkan gue dengan serial Bone adalah Steven, temen kantor gue yang penggila komik stadium sedang. Dia rupanya denger-denger selentingan tentang prestasi komik Bone yang memenangkan sejumlah penghargaan, sehingga jadi penasaran ingin baca. Sampe pada suatu hari dia berhasil nemu yang edisi terjemahan bahasa Indonesia, dan dengan baik hatinya minjemin ke gue. Akibatnya, sekarang gue yang ketularan virus Bone.

Tiga sepupu Bone, dari kiri ke kanan: Simley, Fone, dan Phoney
Komik Bone ini bercerita tentang petualangan 3 makhluk Bone bernama Fone Bone, Smiley Bone, dan Phoney Bone yang nyasar setelah terusir dari kampungnya, Boneville. Nggak ada penjelasan sebenernya mereka ini apa, yang jelas sih bukan manusia. bahkan beberapa tokoh lain dalam cerita ini juga nampak bingung dengan keberadaan kaum Bone. Ada yang nyangka mereka boneka, atau binatang. Settingnya juga nggak jelas di tahun berapa, atau di planet mana. Yang jelas ada kaum Bone, tapi ada manusia juga. Trus ada naga. Trus ada serangga sebesar meja. Ada singa gunung raksasa yang lebih besar dari rumah. Ada lebah sebesar kambing. Kalo dibilang settingnya di abad pertengahan, faktanya Fone Bone gemar banget baca novel 'Moby Dick' yang baru ditulis tahun 1851. Tapi kalo dibilang settingnya tahun 1800-an, di salah satu adegan digambarkan bahwa kaum Bone udah terbiasa menggunakan kulkas! Pokoknya settingnya sesuka hati pengarangnya aja, campur aduk nggak karuan, tapi toh asik-asik aja dibaca.

Dari segi plot cerita, sebenernya nggak ada yang baru dari petualangan Bone ini. Tipikal cerita kepahlawanan seperti Star Wars, Lord of the Rings, atau Harry Potter: tokoh-tokoh biasa yang terlibat dalam sebuah peristiwa luar biasa dan belakangan ketahuan bahwa punya latar belakang yang luar biasa juga. Karakter-karakternya juga terbilang universal dan muncul di berbagai cerita lain. Fone Bone sebagai tokoh utama yang berani, baik hati, gemar menolong mirip seperti tokoh-tokoh 'netral' seperti Tintin atau Mickey Mouse. Phoney Bone yang pemarah, banyak akal tapi sedikit manipulatif, egois tapi sebenernya peduli pada teman, mirip karakter Donald Duck. Smiley Bone yang sedikit lemot, selalu ceria, dan nurut kalo disuruh apa aja, mirip karakter Goofy.

Yang istimewa dari cerita ini adalah gaya bertuturnya yang nggak membosankan. Dengan tarikan garis yang bisa dibilang 'minimalis' (3 karakter Bone bahkan nggak punya kuping dan nggak berpakaian lengkap), Jeff Smith yang menulis cerita sekaligus menggambar bkomik ini mampu memainkan emosi pembaca. Dia memanfaatkan panel-panel komiknya dengan sangat efisien untuk memainkan tempo membaca. Jangan heran kalo saat membaca komik ini kita merasa seperti nonton film yang berubah-ubah temponya: kadang cepet, kadang lambat.

Jeff Smith juga jeli mengatur tampilan panelnya sehingga imajinasi pembaca bisa berkembang membayangkan kejadian di antara panel satu dengan panel sebelahnya. Contohnya adegan berikut ini, yang menggambarkan 2 ekor monster tikus - musuh para Bone. Mereka ini seharusnya tampil sebagai monster buas yang mengerikan, tapi ternyata salah satu di antaranya gemar makan quiche (sejenis pastry). Kondisi ini memalukan bagi monster tikus lainnya karena seharusnya mereka memakan mangsa mentah-mentah, bukan dimasak secara 'imut' jadi quiche. Perhatikan 2 panel terbawah, yang bikin pembaca geli adalah imajinasi kejadian antara panel yang kiri dan yang kanan:


Sebagai 'pemanis', Jeff Smith nggak lupa menambahkan tokoh cewek bernama Thorn yang saat beraksi entah kenapa selalu berakhir dengan pakaian yang robek-robek dan / atau tersingkap di sana-sini:


Tapi nggak usah 'berharap' terlalu banyak, komik ini untuk semua umur kok - jadi nggak akan ada adegan yang lebih 'jauh' dari gambar di atas :-)

Di beberapa episode awal mungkin lo akan mengira komik Bone adalah komik lucu-lucuan, tapi makin ke belakang ceritanya makin 'berat' dengan konflik yang makin menegangkan plus pengungkapan latar belakang tokoh-tokohnya yang makin mengejutkan. Mungkin itu sebabnya Jeff Smith menolak mentah-mentah rencana saluran TV Nickelodeon untuk membuat serial Bone dengan menghadirkan soundtrack oleh para bintang pop remaja (waktu itu) seperti Justin Timberlake dan Britney Spears. Sedikit bocoran aja nih, jangan terlalu yakin tokoh 'baik' akan bertahan hidup sampe akhir cerita. Yang jelas, begitu mulai baca, gue nggak bisa berhenti sebelum ceritanya tamat - sampe bela-belain begadang!

Komik Bone pertama kali diterbitkan tahun 1991, dan baru berakhir 55 episode kemudian di tahun 2004. Tercatat sebagai salah satu serial komik terpanjang dengan penulis / penggambar tunggal, dan udah memenangkan 10 Will Eisner Awards dan 11 Harvey Awards. Menurut gue, sederet penghargaan itu memang pantes diterima oleh Bone. Ini adalah komik yang akan lo baca dengan penuh respek, dan saat nyampe di halaman terakhir mungkin lo akan merasakan godaan untuk mulai lagi baca dari halaman pertama.

Ironisnya, Steven yang pertama kali memperkenalkan gue dengan Bone malah nggak terkesan setelah baca buku pertamanya. "Kenapa sih komik ini bisa menang banyak penghargaan? Ceritanya gitu-gitu doang..." katanya. Huh, baru baca buku pertama sih!


Referensi:



Photo Albumilustrasi review bone (3 photos)Oct 15, '07 2:45 AM
for everyone

gambar-gambar ilustrasi untuk review komik bone. review lengkapnya bisa dibaca di section review

Photo Albumbayi rafi dan ibu penulis (4 photos)Jun 26, '07 11:35 AM
for everyone

Hari Minggu tanggal 24 Juni 2007, HP Ida bunyi. Ternyata dari Nadnuts alias Nadiah Alwi... itu lho, penulis novel "Quadrangle"!

Nggak lama kemudian Nadnuts muncul diantar Abi-nya Hana, bawa oleh2 Quadrangle yang langsung ditandatangani!

Hmm... mau punya juga Quadrangle lengkap dengan tanda tangan penulis? Makanya dateng ke acara ultah ke 3 MPID. Keterangan lebih lengkap bisa diklik di sini.

ReviewReviewReviewReviewTravelers' Tale - Belok Kanan: Barcelona!Mar 11, '07 12:15 AM
for everyone
Category:Books
Genre: Travel
Author:Adhitya Mulya et. al
Sinopsis:
Buku ini bercerita tentang 4 orang sahabat sejak bangku SMA: Francis, Yusuf, Farah dan Retno - yang sekarang tinggal mencar di berbagai penjuru dunia. Salah satu dari mereka akan kawin di Barcelona dan mengundang 3 teman lamanya itu. Undangan ini jadi 'kejutan' bagi mereka karena ternyata ada di antara mereka yang diam2 HHC pada si calon pengantin. Eh, atau tepatnya, ada saling-silang perHHCan di antara mereka berempat. Buku ini menceritakan pengalaman mereka ber-backpacking menuju Barcelona.


Pertama-tama gue mau minta maaf pada keempat penulis buku ini karena ternyata tempat input nama penulis di Multiply terbatas. Pas gue mau masukin empat-empatnya nggak muat. Jadi, gue tulis di sini aja ya, para penulis buku ini adalah:


Gak kebayang deh gimana caranya nulis buku berempat. Walaupun bab-babnya dipisah berdasarkan narasi dari 4 tokoh cerita yang jelas ditulis oleh 4 orang yang berbeda, tapi gimana ya cara nentuin plot utamanya? Trus gimana caranya nulis dialog saat keempat tokoh itu akhirnya ketemu dan ngobrol? Yang jelas, dari keempat tokoh cerita itu, gue berani taruhan iris kuping bahwa tokoh Yusuf ditulis oleh Adhit. Gaya penulisannya yang 'khas' (mulai dari kebiasaannya mengaku-ngaku ganteng, style jokenya yang ironis waktu mengkaitkan praktikum pembedahan kodok dengan saat berseminya cinta, sampai minatnya yang detil terhadap fakta-fakta sejarah) nampak mendominasi buku ini. Sementara Ninit kayaknya kebagian tugas menghidupkan tokoh Farah (tapi gue nggak berani taruhan iris kuping krn nggak terlalu yakin).

Buku ini ditulis berdasarkan pengalaman keempat penulisnya mengunjungi berbagai pelosok dunia. Buat pengunjung setia blog mereka, akan dengan mudah mengenali penggalan kisah dan foto yang pernah mereka posting. Ya, buku ini ada ilustrasinya lho, berupa foto-foto tempat yang jadi setting cerita. Sayangnya beberapa fotonya jadi kurang efektif karena dicetak hitam-putih - sementara obyeknya sendiri berwarna gelap (contohnya foto di halaman 106, 108, atau 159). Untungnya foto di halaman2 awal bab berwarna semua, dan bagus-bagus semua.

Sebagai sebuah bacaan, buku ini adalah 2-in-1. Maksudnya, bisa dilihat sebagai karya fiksi yang mengambil setting berbagai tempat di dunia, atau sebagai referensi wisata yang dikemas dalam jalinan fiksi. Yang jelas, perpindahan sudut pandang 4 tokoh yang bergantian muncul dari bab ke bab bikin buku ini enak dibaca. Rasanya ingin buru-buru pindah bab karena ingin segera tau apa yang terjadi dengan tokoh lainnya. Para penulisnya juga cukup mampu menahan diri dengan tidak berpanjang-panjang ngoceh tentang pernak-pernik tempat yang mereka jadikan setting - sehingga nggak membosankan. Biar bagaimanapun, tokoh-tokoh utama cerita ini adalah orang-orangnya, bukan lokasinya.

Yang bisa dibilang kelemahan dari buku ini adalah karakterisasinya. Seperti gue bilang di awal review ini, tokoh Yusuf tampil sangat kuat dan dominan sementara yang tiga lagi nampak masih samar. Maksudnya, kalo gue ditanya 'seperti apa sih sifat tokoh-tokoh dalam buku ini?' maka gue hanya bisa menjelaskan tentang tokoh Yusuf - sementara untuk yang lainnya gue merasa nggak bisa menjelaskan banyak hal. Selain itu yang juga rada mengganggu buat gue adalah mulai dari halaman 191 sampai akhir, buku ini terkesan mendadak ingin buru-buru selesai dan mengaplikasikan solusi gampang bin kebetulan untuk beberapa permasalahannya. Terus terang gue juga nggak punya ide yang lebih baik sih tentang bagaimana seharusnya mengakhiri cerita ini, tapi somehow endingnya terasa kurang sreg buat gue.

Terlepas dari kekurangan di bagian akhir, secara keseluruhan buku ini adalah buku yang menarik, baik sebagai referensi para (calon) backpacker maupun para penikmat fiksi. Tema yang diangkatnya terasa segar dan baru di tengah membanjirnya buku-buku "Jomblo-wannabes" yang ceritanya muter-muter sampe kusut di seputar perjalanan para remaja jomblo mencari pacar. Gue nggak akan heran kalo ada banyak pembacanya yang mulai mempertimbangkan untuk mencoba backpacking setelah membaca buku ini! Empat bintang dari gue.

Btw, buat para pembaca buku-bukunya Adhit (terutama Jomblo) pasti kenal dengan joke-joke 'obsesif'-nya terhadap penyiksaan secara anal. Nah, di buku ini kalian bisa melihat bahwa obsesi itu nampaknya menular ke penulis lainnya (baca halaman 53). I think you are contagius, Dhit!


Blog Entry[book promo] HEART - special edition! Apr 23, '06 8:23 AM
for everyone
Ibu hamil yang satu ini memang luar biasa. Nggak sampe dua tahun yang lalu dia merilis novel pertamanya, eh tau-tau sekarang udah nerbitin novel ke tiga ajah... ckckck... hebaaat...!

Heart, karya ke tiga Ninit Yunita adalah novel adaptasi dari skenario film berjudul sama. Dibintangi oleh Nirina dan beberapa orang lainnya*, film ini bercerita tentang persahabatan antara Rachel dan Farel. Mereka berteman sejak kecil, main basket bareng, tapi setelah besar tentu urusannya jadi lebih complicated. Teasernya bisa dibaca di sini. Kalo mau baca cerita lengkapnya, tentu mending beli bukunya.

Dan... ngomong-ngomong soal buku, apakah kalian ingin punya yang ditandatangani penulisnya seperti di bawah ini?

Image hosting by Photobucket

Tenang, tenang, tidak perlu iri, tidak perlu dengki. Semua pasti kebagian. Caranya, cukup transfer ke rekening BCA Ninit, dan kirim konfirmasi via e-mail. Lengkapnya bisa dibaca di blog istribawel. Atau... malah ingin yang gratisan? Jawab kuisnya di sini, dan berdoa yang banyak biar menang.

Anyway, buat Ninit: thanks a lot atas kirimannya ya Nit, udah selesai gue baca nih semalem!

*terserah pemain lainnya siapa aja, yang penting kan ada Nirina... hehehe...


Blog EntryBook promo: Kok Putusin Gue?Dec 5, '04 2:12 PM
for everyone

Kok Putusin Gue?
"kok putusin gue?"
[...lha iya, kenapa ya? ]
;debut kerennya Ninit Yunita, anak Bandung yang selalu tabah dan tawakal punya suami gila.
Gimana perasaan bumi kalo tau-tau bulan, satelit yang selama ini setia mengelilingi bumi, tiba-tiba permisi pergi?
Pernah denger orang lagi cerita tentang sesuatu, terus elo jadi mikir "eh, gue juga pernah tuh, kaya gitu..."? Nah, kemungkinan itu yang akan elo rasain waktu baca buku ini. Bercerita tentang pengalaman seseorang yang abis diputusin (sama pacar, tentunya. Bukan sama PLN), sebuah pengalaman yang dekat dengan semua orang, dan karenanya akan mudah bikin pembaca merasa relate dengan muatan emosional buku ini. Tapi juga jangan kira isinya penuh ratapan bombay, karena dituturkan secara riang dan mengalir, penuh kejutan di sana-sini. Tokoh-tokohnya riil, dan juga seperti tema utamanya, bikin kita teringat sama teman-teman kita sendiri, "si ini" atau "si itu", saking dekatnya dengan keseharian kita. Dan setiap kali kita merasa tau apa yang akan terjadi di bab berikutnya, sebuah kejutan baru menanti. Plus seporsi tiramisu sedap.
Bingung?
Mau tau lebih banyak? Silakan buka websitenya Ninit.
Mau tau lebih banyak lagi? Beli dong bukunya.

Blog EntryBook Promo: Gege Mengejar CintaDec 5, '04 2:11 PM
for everyone


Gege Mengejar CintaThe Real Jomblo-Man is BACK!!
[......to Africa]
;buku ke duanya Adhitya Mulya, orang gila yang menulari istrinya.
Udah baca novel Jomblo, kan? (Kemungkinan besar sih udah, mengingat barusan novel ini masuk cetakan ke 9!!)
Ok, kalo gitu lo pasti juga akan cengengesan baca buku ini. Adhitya is back, lengkap dengan segala footnote nggak pentingnya itu, dan penuturan tentang situasi-situasi salah-tingkah yang bikin pembacanya jadi ikut malu ngebayangin kalo ngalamin hal kaya gitu.
Apa iya sih cinta perlu dikejar? Lantas gimana dengan cinta yang justru mendatangi tanpa diundang? Tokoh Gege berhadapan dengan 2 situasi sulit, antara yang ingin dikejar, dan yang mengejarnya. Mulai dari Kebun Raya Bogor, kafe di Kemang, sampe kawasan perkantoran di Thamrin, kejar-mengejar terjadi. Dan setelah serangkaian kejadian seru-garing-gila-sinting, buku ini secara mengejutkan ditutup dengan ending manis yang puitis. Sebuah cara unik untuk menyampaikan kisah romantis.
Catatan tersendiri karena Adit di buku ke duanya ini berhasil melepaskan diri dari bayang-bayang "Jomblo", karyanya kali ini berhasil tampil utuh membawakan cerita yang benar-benar baru -- di saat banyak penulis debutan lainnya cenderung kumat mengulangi gaya cerita suksesnya di buku-buku selanjutnya.
Penasaran?
Mau tau lebih banyak? Silakan buka websitenya Adit.
Mau tau lebih banyak lagi? Beli dong bukunya.

Gold Account



This is my Google PageRankâ?¢ - SmE Rank free service Powered by Scriptme
KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia
' /
Mau dikabari via e-mail kalo ada posting baru? Klik di sini


kotakkue.com
rumahnya risol kribo



Yang terbaru dari
Planet Holiday
Tour & Travel


pernah baca ini?

Silakan teriak di sini:




View Agung Nugroho's profile on LinkedIn

tracker

Save halaman ini di:

Subscribe with Bloglines' /







© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help

Modified from Mediterranean by John Whittet.
Originally on the CSS Zen Garden.
Used and Modified with permission from the author.