ReviewReviewReviewReviewReviewstonegrill diningJul 20, '08 12:53 PM
for everyone
Category:Restaurants
Cuisine: Steak
Location:kantor taman, mega kuningan
Tempat ini sering banget gue lewatin, karena lokasinya nggak jauh dari kantor di kuningan. Tapi justru karena tempatnya deket kantor, niatan untuk nyoba malah batal melulu karena menu makan siang lebih didominasi oleh nasi padang ketimbang steak.

Malam ini, istri rewel minta dijajanin "bakar-bakaran" - tentunya yang dia maksud bukan jagung. Maka gue buka-buka website andalan untuk nyari referensi makananan, makanmulu.com (pernah gue link di sini). Di situ gue ngubek di section 'steakhouse' dan menemukan review 2 orang pengunjung tempat ini. Kebetulan dua-duanya ngasih nilai yang bagus, dan disertai dengan deskripsi yang lumayan detil pulak, maka meluncurlah gue, isri, plus bonus sigit ke sana.

Walaupun papannya terpampang jelas di pinggir jalan, ternyata resto ini posisinya rada nyelip di bagian belakang kantor taman. Tempatnya nggak terlalu besar, cuma ada sekitar 50 kursi. Interior ruangan didominasi warna hitam dan merah sesuai logonya. Pilihan musiknya berada pada volume dan jenis musik yang pas dan nggak annoying.

Yang 'unik' dari tempat ini adalah; steak disajikan mentah ke hadapan pengunjung. Untuk memasaknya, piringnya dilengkapi dengan sebuah batu panas berbentuk segi empat. "Panas batunya bisa bertahan sampai sekitar setengah jam," kata waiternya menjawab pertanyaan Ida yang kuatir steaknya kurang mateng. Secara umum, pelayanan para waiternya baik dan informatif, nggak segan menjawab pertanyaan tamu yang masih gaptek belum pernah makan di sini.

Menu yang kami coba: Black Angus Tenderloin (gue), Black Angus Rib-Eye (sigit), dan Mixed Grill (Ida). Nggak pinter masak steak? Jangan kuatir, waiternya dengan sigap membantu memberikan tips cara memotong dan membolak-balik daging biar matengnya merata. Nggak usah kuatir ketemu daging alot juga, karena kualitas daging yang tersaji di resto ini rata-rata tergolong tinggi. Mungkin sapinya diajak ngomong baik-baik sebelum disembelih, jadi nggak banyak berontak, gitu loh.

Selain steaknya gue juga nyoba mushroom soup. Buat para penggemar jamur-jamuran, pasti akan suka dengan soup ini karena rasanya yang 'jamur banget', kayaknya dibikin dari jamur yang diblender deh. Makanya warnanya item kaya rawon.

Sebagai penutup, kami memilih hidangan sehat: buah potong. Kata Ida, bahkan buahnya pun enak. Kayaknya mas-mas di bagian pembelian bahan bener-bener jago milih bahan-bahan terbaik.

Singkat kata, 5 bintang untuk tempat ini. Damage cost sekitar 200-300k per pax rasanya sepadan dengan kualitas makanan yang disajikan. Kalo berkunjung ke sini di saat weekend, atmosfirnya juga cocok untuk 'main bisik-bisikan' :-))

Foto-foto lengkapnya bisa diklik di album yang ini.


16 CommentsChronological   Reverse   Threaded
kangbayu wrote on Jul 20
ngeliat harganya, berarti ini resto steak "beneran" yah =)
mbot wrote on Jul 20
ngeliat harganya, berarti ini resto steak "beneran" yah =)
beneran banget bay, mungkin kualitas daging seperti ini yang elo cari selama ini :-)
escoklat wrote on Jul 20
mbot said
Malam ini, istri rewel minta dijajanin "bakar-bakaran" - tentunya yang dia maksud bukan jagung.
Aduh kocak bgt hahaha....
iya dari harga nya - emang udah layak nya harus enak ^ ^
jorurikurosawa wrote on Jul 20
wah, menarik sekali, keliatannya emang harus dicoba...
ibnuanshari wrote on Jul 20
maknyuzzzzzzzzz
jrdd wrote on Jul 20
Waaa.. bakal nyoba deh nih.. yookk Gung, balik lagi.. :)
dindadinia wrote on Jul 20
mahal,,,halal ga om? soalnya dagingnya impor kan?
icalsensei wrote on Jul 20
di arteri sebelum pim jg ada...
dan dia mejengin audi disana
ohohoho

berasa deh harganya sebelum
cuma patut dicobalah setaun sekali minimal:D
windieyorke wrote on Jul 20
di arteri PI juga ada, pengen nyoba tapi keder sama harganya...huhuhuuuuu
kangbayu wrote on Jul 20
mbot said
beneran banget bay, mungkin kualitas daging seperti ini yang elo cari selama ini :-)
Ahh... iya gung, rasa daging steak yang beneran... masaknya medium-rare aja cukup. Sluurp! =P~
ailtje wrote on Jul 21
mbot said
Mungkin sapinya diajak ngomong baik-baik sebelum disembelih, jadi nggak banyak berontak, gitu loh.
Percaya gak percaya, katanya kalau penjagal yang baik, sapinya dibuat happy dulu sebelum dijagal, jadi si sapi nggak nyangka kalau mau dijagal ^_^

eniwei,main bisik-bisikan itu apa yaks???
caramelfreeze wrote on Jul 21
waaaaaaaaaaaah jadi pengen euy
kangbayu wrote on Jul 21
ailtje said
Percaya gak percaya, katanya kalau penjagal yang baik, sapinya dibuat happy dulu sebelum dijagal, jadi si sapi nggak nyangka kalau mau dijagal ^_^

eniwei,main bisik-bisikan itu apa yaks???
di peternakan modern, biasanya hal-hal seperti ini udah dilakukan otomatis oleh mesin, jadi masalah "feeling" sapi sudah pasti bukan faktor penentu =)

yang membedakan, untuk steak houses selain dari kualitas dagingnya emang bagus, biasanya si daging ini lantas ada treatment khusus juga yang dikenal dengan "aging"; di angin2kan selama tiga hari di ruangan khusus supaya si daging jadi lebih "relax" pasca trauma disembelih, dan enzim-enzim sudah bekerja optimal untuk membantu melunakkan tekstur si daging. hasilnya? top quality beef in top cooking condition.
keluargazulkarnain wrote on Jul 22
Ini dagingnya daging sapi wagyu bukan yang terkenal enak bin empuk itu?
seerika wrote on Jul 29
ReviewReviewReviewReviewReview
kalo gue kasih bintang lima untuk tom yam nya. Uuasssliii enak banget. Bisa nambah kuah sesuka hati pula.
michaelsetiadi wrote on Sep 23
ada menu daging wagyu grade 8-9 juga, harganya sekitar 380 ribuan. Asli mahal :), tapi sebanding dengan kualitas yang ditawarkan. Pas kemaren makan, cuma beli salmon steak (yang paling murah). Salmonnya ga terlalu segar, baunya agak amis. Ga cocok dimakan medium rare.
Add a Comment
How would you rate this restaurant? (optional)
   

Gold Account





This is my Google PageRankâ?¢ - SmE Rank free service Powered by Scriptme
KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia
' /
Mau dikabari via e-mail kalo ada posting baru? Klik di sini

Yang terbaru dari
Planet Holiday
Tour & Travel


pernah baca ini?

Silakan teriak di sini:



tracker
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help

Modified from Mediterranean by John Whittet.
Originally on the CSS Zen Garden.
Used and Modified with permission from the author.